Musibah Pulau Three Mile

Musibah Pulau Three Mile di Pennsylvania pada tanggal 28 Maret 1979 merupakan pencairan inti sebagian di Unit 2 (reaktor air bertekanan yang diproduksi oleh Babcock & Wilcox) di PLTN Pulau Three Mile di Dauphin County, Pennsylvania, dekat Harrisburg. Sejumlah orang memandang musibah ini sebagai titik balik bagi industri nuklir di Amerika Serikat. Musibah Pulau Three Mile merupakan yang terpenting dalam sejarah industri pembangkit nuklir AS, mengakibatkan pembebasan lebih dari 481 PBq (13 juta Curie) gas radioaktif, namun kurang dari 740 GBq (20 Curie) iodin-131 yang amat berbahaya.

Peristiwa yang menimbulkan krisis di PLTN Pulau Three Mile itu termasuk beberapa kegagalan peralatan kecil, dan kesalahan operator. Musibah Pulau Three Mile banyak dipandang sebagai kegagalan manajemen krisis.

Operator reaktor tak dilatih untuk menangani keadaan bahaya, dan Nuclear Regulatory Commission (NRC) tak mengadakan komunikasi efektif dengan prasaranya. Apalagi, begiru bencana terjadi, jalur otoritas terbukti tak ditetapkan dengan baik. Khayalak menerima laporan yang saling bertentangan yang menyebabkan kepanikan dan evakuasi tak perlu. Kelemahan sistem pengaturan itulah yang menyebabkan orang membuat kesalahan.

Sekitar separuh dari inti reaktor TMI-2 mencair, membebaskan banyak gas hidrogen ke sistem pendingin reaktor dan ke bangunan pengurungan. Untunglah, kerusakan serius itu tak menimbulkan jatuhnya korban jiwa, sebagian besar karena rancangannya yang kuat. Pembersihan TMI-2 terjadi dalam 11 tahun dan menghabiskan biaya sebanyak US$1 miliar.

Bencana Pulau Three Mile menimbulkan kritik meluas atas teknologi nuklir, industri nuklir, dan NRC. Kritik menuding performa industri dan NRC yang buruk sebelum dan setelah musibah. Perhatian internasional melipatgandakan penentuan, dan meningkatkan kredibilitas gerakan anti-nuklir. Reaksi publik atas kejadian itu kemungkinan dipengaruhi oleh peluncuran (12 hari sebelum bencana) film berjudul The China Syndrome, menggambarkan musibah di reaktor nuklir. Tak dapat disangkal, industri nuklir AS tak pernah pulih. Hal itu diikuti dengan terhentinya pembangunan ladang nuklir baru di AS.

Presiden Jimmy Carter meninggalkan Pulau Three Mile ke Middletown.

Runtuhnya Wall Street 1929

Runtuhnya Wall Street 1929, juga dikenal dengan sebutan Keruntuhan ’29, atau, dalam bahasa Inggris, The Wall Street Crash of 1929 adalah peristiwa jatuhnya bursa saham di Amerika Serikat, yang menandai dimulainya sebuah era yang disebut Depresi Besar. Keruntuhan ini merupakan salah satu peristiwa kehancuran bursa yang paling besar dalam sejarah Amerika.

Peristiwa kehancuran bursa tersebut juga dikenal dalam beberapa tahapan yang dikenal dengan julukanBlack Thursday (Kamis Hitam) yang merupakan awal terjadinya keruntuhan pada bursa dan Black Tuesday (Selasa Hitam) yaitu saat kehancuran terjadi yang membuat panik hingga lima hari setelahnya.

Walaupun para ahli ekonomi dan para ahli sejarah tidak sependapat atas peran kehancuran bursa ini terhadap kejatuhan ekonomi yang terjadi sesudahnya, beberapa menganggap kehancuran ini sebagai awal dari terjadinya Great Depression. Akan tetapi kebanyakan ahli sejarah menyetujui pendapat bahwa kehancuran bursa tersebut adalah hanya merupakan "gejala" daripada merupakan "penyebab" Great Depression. Kehancuran bursa saat itu juga meruopakan titik awal dari reformasi penting dari peraturan-peraturan hukum di bidang finansial dan perdagangan.

Pada saat terjadinya kehancuran tersebut, kota New York sedang bertumbuh menjadi ibukota finansial yang utama dan metropolis. New York Stock Exchange (NYSE) ketika itu merupakan bursa efek yang terbesar di dunia. "Kegembiraan luar biasa dan keuntungan besar dari pasar yang bergairah (bullish) berakhir seketika pada hari Kamis tanggal 24 Oktober 1929 yang dikenal dengan Black Thursday, sewaktu harga-harga saham di NYSE berjatuhan semuanya pada hari itu dan berlangsung terus selama sebulan mencapai nilai terendah yang tidak pernah terjadi sebelumnya. Terjadi kepanikan dimana semua orang menjual saham yang dimilikinya. Setelah keruntuhan tersebut, Dow Jones Industrial Average (DJIA) pulih lebih awal pada tahun 1930, lalu jatuh kembali mencapai titik terendah pada tahun 1932. Hingga akhir tahun 1954, pasar bursa tidak pernah kembali seperti pada saat sebelum tahun 1929  dan berada pada titik terendahnya 8 Juli 1932 sejak tahun 1800an.
“ Siapapun yang membeli saham pada pertengahan tahun 1929 dan menyimpannya maka ia akan melewati masa tuanya tanpa pernah melihat harga sahamnya kembali pada harga sewaktu saham tersebut dibelinya."

Kepanikan melanda Wall Street.

Teritori Indian

Teritori Indian, sebagai istilah umum, adalah wilayah yang diperuntukkan untuk penduduk asli Amerika yang dipindah oleh pemerintah Amerika Serikat. Umumnya, suku-suku tersebut menyerahkan tanah mereka dan sebagai gantinya memperoleh tanah di wilayah yang dibeli dari Napoleon (Pembelian Louisiana). Konsep Teritori Indian merupakan dampak dari kebijakan pemindahan Indian pada abad ke-18 dan ke-19. SetelahPerang Saudara Amerika, kebijakan pemerintah diganti menjadi kebijakan asimilasi.

Teritori Indian juga merujuk pada teritori tak terorganisasi dengan batas-batas yang ditentukan oleh Indian Intercourse Act pada tahun 1834. Teritori ini merupakan pengganti Teritori Missourisetelah Missouri menjadi negara bagian. Perbatasan Teritori Indian mengecil setelah diloloskannya Organic Acts. Pada tahun 1907, Oklahoma Enabling Act mendirikan negara bagian Oklahoma dengan menggabungkan Teritori Oklahoma dengan Teritori Indian.

Teritori Oklahoma dan Indian, 1890-an

Republik Texas

Republik Texas adalah sebuah negara di Amerika Utara yang terletak antara Amerika Serikat dan Meksiko yang ada antara 1836 hingga 1845. Negara ini terbentuk sebagai republik yang memisahkan diri dari Meksiko sebagai hasil dari Revolusi Texas. Republik ini mengklaim batas-batas yang mencakup wilayah yang meliputi seluruh daerah dari negara bagian AS Texassekarang, serta bagian-bagian dari negara bagian New Mexico, Oklahoma, Kansas, Colorado, dan Wyoming sekarang. Perbatasan sebelah timur dengan Amerika Serikat ditentukan olehPerjanjian Adams-Onís antara Amerika Serikat dan Spanyol, pada 1819. Perbatasannya di selatan dan paling barat dengan Meksiko dipertikaikan sepanjang keberadaan Republik ini, dengan Texas mengklaim bahwa perbatasannya adalah Rio Grande, sementara Meksiko mengklaim Sungai Nueces sebagai perbatasannya. Pertikaian ini belakangan menjadi pemicu bagi Perang Meksiko-Amerika, setelah Texas dianeksasi.

Sejarah
Pemerintahan sementara Texas pertama dibentuk di San Felipe de Austin pada 7 November1835. Dewan ini menyetujui sebuah deklarasi dukungan untuk konstitusi Meksiko 1824, dan mengangkat seorang gubernur dan para pejabat lainnya, namun tidak sampai mendeklarasikan kemerdekaan Texas. Deklarasi kemerdekaan pertama untuk Texas modern, oleh para pemukim Anglo-Texas dan orang-orang Tejanos setempat, ditandatangani di Goliad pada 20 Desember1835. Konvensi 1836 diselenggarakan di Washington-on-the-Brazos dengan Richard Ellissebagai pemimpinnya, dan Deklarasi Kemerdekaan Texas diberlakukan pada 2 Maret 1836, dan secara efektif menciptakan Republik Texas.

Empat hari kemudian, Pengepungan Alamo selama 13 hari berakhir ketika pasukan-pasukan Jenderal Meksiko Antonio López de Santa Anna mengalahkan sekitar 183 pasukan yang mempertahankan Alamo (angka ini dipertikaikan, karena sejumlah orang tampaknya telah dikeluarkan dari daftarnya). Menurut para ahli ada kemungkinan bahwa pasukan yang mempertahankan Alamo dari banyak negara bagian AS bersama-sama dengan mereka yang langsung keturunan Meksiko jumlahnya lebih dari 200 orang. Alamo berada di luar kota yang saat itu sepi sehingga praktis menjadi pusat kota San Antonio. Ingatlah Alamo! menjadi seruan peperangan dari Revolusi Texas Revolution yang paling diingat, tetapi kenyataannya ialah bahwa ini adalah bentuk singkat dari seruan yang sesungguhnya, yaitu "Ingatlah Alamo, IngatlahGoliad". Di Goliad, Santa Anna menyuruh Kolonel James Fannin dan 341 dari orang-orangnya — yang telah menyerah di Pertempuran Coleto — berbaris sepanjang satu mil dari kota dan kemudian dibantai.

Tiga Belas Koloni

Tiga Belas Koloni adalah koloni Britania di Amerika Serikat. Koloni itu didirikan atas beberapa alasan. Beberapa orang berpikir bahwa koloni itu akan menghasilkan banyak uang dari barang-barang yang tidak dapat dijumpai di Eropa, seperti tembakau. Lainnya karena mencari kebebasan beragama atau hanya untuk memulai sesuatu yang baru. Koloni utama adalah Virginia. Dimulai pada tahun 1607 sebagai Jamestown. Koloni terakhir adalah Georgia pada tahun 1732.

Berikut ini adalah Tiga Belas Koloni itu (didaftarkan dari utara ke selatan):
  1. Koloni Connecticut
  2. Koloni Delaware
  3. Provinsi Georgia
  4. Provinsi Maryland
  5. Provinsi Massachusetts Bay
  6. Provinsi New Hampshire
  7. Provinsi New York
  8. Provinsi New Jersey
  9. Provinsi North Carolina
  10. Provinsi Pennsylvania
  11. Koloni Rhode Island dan Provindence Plantation
  12. Provinsi South Carolina
  13. Koloni dan Dominion Virginia
Setelah Perang Perancis dan Indian, Britania Raya membuat pajak dan hukum baru yang membuat beberapa orang di koloni itu marah, sehingga menimbulkan perang antara Britania Raya dan koloni tersebut, yang disebut sebagai Perang Revolusi Amerika. Koloni itu mengumandangkan kemerdekaan dari Britania Raya pada tanggal 4 Juli 1776 dalam Deklarasi Kemerdekaan Amerika Serikat. Koloni-koloni itu dikenal sebagaiAmerika Serikat.

13 Koloni pada tahun 1775